ffCCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)
NEW!! Buku Query MySQL Lihat Detail » x

Menghitung Selisih Waktu Dengan PHP – Cara Termudah

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung selisih waktu dengan PHP.

Pada PHP, terdapat banyak cara untuk menghitung selisih tanggal dan waktu, kali ini kita akan membahas beberapa cara mulai dari yang paling mudah hingga yang paling rumit.

I. Menghitung Selisih Waktu Dengan PHP – Dengan Fungsi date_diff – Cara Paling Mudah

Cara termudah menghitung selisih waktu dengan PHP adalah menggunakan fungsi date_diff(), fungsi ini mulai ada pada PHP versi 5.3.0. adapun format penulisannya adalah:

date_diff($datetime1, $datetime2)

contoh:

<?php
$awal  = date_create('1988-08-10');
$akhir = date_create(); // waktu sekarang
$diff  = date_diff( $awal, $akhir );

echo 'Selisih waktu: '
echo $diff->y . ' tahun, ';
echo $diff->m . ' bulan, ';
echo $diff->d . ' hari, ';
echo $diff->h . ' jam, ';
echo $diff->i . ' menit, ';
echo $diff->s . ' detik, ';
// Output: Selisih waktu: 28 tahun, 5 bulan, 9 hari, 13 jam, 7 menit, 7 detik

echo 'Total selisih hari : ' . $diff->days;
// Output: Total selisih hari: 10398

Penjelasan:

  • Argumen, yaitu $datetime1 dan $datetime2 harus berupa objek DateInterval, objek ini dibuat menggunakan fungsi date_create()
  • Argumen tidak harus urut dari yang kecil, kita dapat membalik urutan dengan menempatkan tanggal besar di argumen pertama dan tanggal kecil di argumen kedua, hasilnya sama saja.
  • $diff  = date_diff( $akhir, $awal );
  • Hasil dari fungsi date_diff() adalah objek DateInterval, yang memiliki berbagai property yang dapat digunakan untuk mengakses tanggal, misal property d yang bernilai jumlah selisih hari. Pada contoh diatas, untuk melihat semua property jalankan statemen echo <pre>; print_r($diff)

Format Output

Objek DateInterval dari fungsi date_diff() juga memiliki method format yang dapat digunakan untuk menghasilkan output dengan format tertentu, misal:

<?php
$diff  = date_diff( date_create('1988-08-10'), date_create() );
echo $diff->format('Usia anda adalah %Y tahun %d hari'); // Usia anda adalah 29 tahun 9 hari.

Penjelasan:

  • Agar karakter diterjemahkan menjadi waktu, maka awali dengan tanda persen (%) pada contoh diatas %Y dan %d
  • Tahun: Y untuk 4 digit tahun, dan y untuk 2 digit tahun.
  • Bulan: M untuk 2 digit bulan, dan m untuk 1 digit bulan.
  • Tanggal: D untuk 2 digit tanggal, dan d untuk 1 digit tanggal.
  • Hari: a untuk total beda waktu dalam hari. Misal:
  • $diff  = date_diff( date_create('1988-08-10'), date_create() );
    echo $diff->format('Usia anda adalah %a hari'); // Usia anda adalah 10389 hari.
  • Jam: H untuk 2 digit jam, dan h untuk 1 digit jam.
  • Menit: I untuk 2 digit menit, dan i untuk 1 digit menit.
  • Detik: S untuk 2 digit detik, dan s untuk 1 digit detik.

Fungsi untuk menghitung beda waktu

Setelah kita memahami cara termudah untuk menghitung selisih waktu, maka untuk lebih memudahkan lagi dengan tanpa menulis kode berulang kali, maka kode tersebut dapat kita letakkan dalam sebuah fungsi:

function beda_waktu($date1, $date2, $format = false) 
{
	$diff = date_diff( date_create($date1), date_create($date2) );
	if ($format)
		return $diff->format($format);
	
	return array('y' => $diff->y,
				'm' => $diff->m,
				'd' => $diff->d,
				'h' => $diff->h,
				'i' => $diff->i,
				's' => $diff->s
			);
}

Contoh penggunaan:

echo beda_waktu('1988-08-10', date('Y-m-d'), 'Selisih %y tahun'); // Output: Selisih 28 tahun;

$diff = beda_waktu('1988-08-10', date('Y-m-d'));
echo 'Selisih: ' . $diff['y']  . ' tahun'; // Output: Selisih 28 tahun

II. Menghitung Selisih Waktu Dengan PHP – Dengan Objek DateTime

Jika sebelumnya kita menghitung beda waktu dengan model procedural style, yaitu menggunakan fungsi date_diff(), kali ini, kita akan menggunakan model Object Oriented dengan menggunakan objek DateTime.

Sama seperti fungsi date_diff(), objek DateTime mulai ada pada PHP versi 5.3.0

Contoh penggunaan:

<?php
$awal  = new DateTime('1988-08-10');
$akhir = new DateTime(); // Waktu sekarang
$diff  = $awal->diff($akhir);

echo 'Selisih waktu: ';
echo $diff->y . ' tahun, ';
echo $diff->m . ' bulan, ';
echo $diff->d . ' hari, ';
echo $diff->h . ' jam, ';
echo $diff->i . ' menit, ';
echo $diff->s . ' detik, ';

// Output: Selisih waktu: 28 tahun, 5 bulan, 9 hari, 13 jam, 7 menit, 7 detik

Jika diperhatikan, cara penggunaan dan output yang dihasilkan mirip dengan model procedural style, ya karena sebenarnya fungsi date_diff() merupakan alias dari DateTime::diff() — objek DateTime dengan method diff() —

Sama seperti date_diff(), objek DateTime juga memiliki method format yang digunakan untuk menghasilkan format tertentu, disamping itu, karakter date yang digunakan juga sama:

<?php
$awal  = new DateTime('1988-08-10');
$akhir = new DateTime(); // Waktu sekarang
$diff  = $awal->diff($akhir);
echo $diff->format('Usia anda adalah %Y tahun %d hari'); // Usia anda adalah 29 tahun 9 hari.

III. Menghitung Selisih Waktu Dengan PHP – Dengan Fungsi Strtotime

Sebelum php 5.3.0, untuk menghitung selisih tanggal dan waktu pada PHP, kita menggunakan fungsi strtotime(), meskipun terlihat jadul, fungsi ini tetap powerfull. Contoh penggunaannya adalah:

<?php
$awal  = strtotime('1988-08-10');
$akhir = time(); // Waktu sekarang
$diff  = $akhir - $awal;
echo 'Usia anda adalah ' . floor($diff / (60 * 60 * 24 * 365)) . ' tahun';
echo 'Usia anda adalah ' . floor($diff / (60 * 60 * 24)) . ' hari';

Pada contoh diatas, fungsi strtotime() akan menghasilkan waktu dalam format timestamp. Timestamp adalah format waktu berupa detik yang dihitung sejak epoch time (1970-01-01 00:00:00), sehingga timestamp 1 berarti 1 detik sejak epoch time.

Karena strtotime berupa detik, maka untuk menghitung selisih waktu, kita juga harus melakukan pembagian dengan detik, pada contoh diatas, untuk menghitung hari, kita gunakan perkalian detik, menit, dan jam (60 x 60 x 24).

Meskipun cara ini lebih ribet dibanding kedua cara sebelumnya, cara ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu dapat menghitung selisih berdasarkan jam, menit, detik dengan lebih mudah, contoh:

<?php
$awal  = strtotime('2017-08-10 10:05:25');
$akhir = strtotime('2017-08-11 11:07:33');
$diff  = $akhir - $awal;

$jam   = floor($diff / (60 * 60));
$menit = $diff - $jam * (60 * 60);
echo 'Waktu tinggal: ' . $jam .  ' jam, ' . floor( $menit / 60 ) . ' menit';

Perhitungan diatas akan lebih susah jika menggunakan fungsi date_diff() atau objek DateTime

Lebih jauh tentang fungsi time() dan strtotime() dapat dibaca pada artikel: Memahami Fungsi Time, Strtotime, dan Mktime Pada PHP – Memanipulasi Waktu

IV. Timezone

Ketika kita bekerja dengan tanggal, jangan lupa untuk selalu menyesuaikan timezone tau zona waktu. Karena pasti ada selisih ketika kita menghitung waktu sekarang.

Hal ini disebabkan secara default php akan menggunakan zona waktu Eropa atau Amerika dengan selisih waktu lebih dari 5 jam.

Untuk mengubah zona waktu dapat menggunakan fungsi date_default_timezone_set(), misal:

<?php
$awal  = date_create('2017-01-20 01:05:25');
$akhir = date_create(); // waktu sekarang, pukul 06:13
$diff  = date_diff( $akhir, $awal );
echo $diff->h; // Hasil: 0

date_default_timezone_set('Asia/Jakarta');
$awal  = date_create('2017-01-20 01:05:25');
$akhir = date_create(); // waktu sekarang, pukul 06:13
$diff  = date_diff( $akhir, $awal );
echo $diff->h; // Hasil: 5

Dari contoh diatas terlihat bahwa terdapat selisih waktu antara sebelum dan sesudah pengaturan zona waktu.

Lebih jauh tentang timezone dapat dibaca pada artikel: Memahami Zona Waktu (Timezone) dan Selisih Waktu Pada PHP

IV. Penutup

Setidaknya terdapat tiga cara menghitung selisih waktu pada php, yaitu menggunakan fungsi date_diff(), objek DateTime, dan fungsi strtotime()

Pertimbangkan untuk terlebih dahulu menggunakan fungsi date_diff() atau objek DateTime, karena keduanya jauh lebih mudah dibanding menggunakan fungsi strtotime().

Namun demikian, untuk kasus tertentu, lebih mudah menggunakan fungsi strtotime() dibanding kedua cara lainnya.

Demikian pembahasan mengenai cara menghitung selisih tanggal dan waktu pada PHP, semoga bermanfaat.

Subscibe Now

Suka dengan artikel di Jagowebdev.com? jangan sampai ketinggalan, segera join ke milis kami untuk update informasi terbaru dari Jagowebdev.com

Recomended Post

7 Feedback dari pembaca

  • gan, gimana caranya menghitung total jam kerja (dalam sehari) dimana 1 pegawai dapat melakukan banyak presensi sehingga yang dihitung itu jam masuk pertama + jam keluar pertama, jam masuk kedua + jam keluar ketiga dst ? kemudian hasil penjumlahan tersebut diakumulasi (menjadi total jam kerja dalam sehari) ? terimakasih, mohon bantuannya.

    • Coba menggunakan array mas, kemudian disamakan indexnya antara jam masuk dan jam keluar, misal:
      $jam_masuk = array( 0 => ‘07.30’, 1 => ’07:35′, 2 => ’07:40′);
      $jam_pulang = array( 0 => ‘17.00’, 1 => ’17:05′, 2 => ’17:10′);

      Selanjutnya tinggal disandingkan: $jam_masuk [1] berarti dengan $jam_pulang[1]

  • Gan, gimana caranya membuat waktu penjadwalan supaya tidak bentrok misal: ketika jam 08:00-10:00 telah diambil oleh Dosen A maka Dosen B tidak bisa mengambil pada waktu tersebut?
    Mohon bantuannya, terimakasih.

    • Jika seperti itu berarti perlu tempat untuk menyimpan data jam yang telaah diaambil mas, misal bisa di database, atau di variable PHP jika hanya sementara, bisa dengan array:

      $waktu_diambil = array ('dosen_a' => array('08:00', '10:00'))

      Selanjutnya jika ada yang mengambil waktu, tinggal di cek di array tersebut, apakah sudah diambil dosen lain

      • Terimakasih udah jawab:
        saya menngunakan penyimpanan ke database mas, strukturnya kurang lebih: dosen, hari, jam awal, jam akhir, ruangan.

        Ketika dosen A jam_awal 08:00, jam_akhir 09:00 sudah tersimpan, dan ketika dosen B ambil jam_awal 08:30, jam_akhir 09:00 maka masih tersimpan, padahal seharusnya gk bisa kan masih bentrok mas. Saat dosen B ambil jam 08:00 baru gak bisa mas karena metode yg digunakan adalah duplikat data (kalo data sama maka gagal simpan jika tidak maka tersimpan).

        gimana solusinya mas?

        • Itu tidak bisa pakai duplikat data mas, karena constrainnya bukan unique melainkan rentan waktu… Satu satunya cara adalah melakukan pengecekan sebelum data dimasukkan, apakah memenuhi kriteria yang ditentukan…

          Dari sisi database bisa menggunakan stored procedure, atau dari sisi aplikasi bisa di buat script untuk melakukan pengecekan, jika rentang waktu tersebut sudah digunakan, tolak inputan…

Silakan tinggalkan komentar

*

Newsletter

Jadilah yang pertama tahu berita terbaru dari Jagowebdev.com

Like Us

  1. Memahami Tipe Data Pada PHP

  2. Query MySQL di Dalam PHP Loop – Bad Practice !!!

  3. Software Kompres dan Optimasi Gambar / Foto (JPG dan PNG) – Tested

  4. 40+ Theme WordPress Gratis Untuk Blog – Modern & Responsive

  5. Eksklusif Cheat Sheet PHP Bahasa Indonesia – Pendamping Belajar PHP

  6. PHP FORM III: Menampilkan Data MySQL Dengan PHP dan Form HTML

  7. Tutorial PHP Form II: Menampilkan Hasil Input Form HTML dengan PHP

  8. Tutorial PHP Form I: Menghubungkan Form HTML dengan PHP

  9. Menampilkan Data Dari Beberapa Tabel MySQL – JOIN Pada MYSQL

  10. Memahami dan Menampilkan Tanggal dan Waktu Pada PHP